Kamis, 31 Oktober 2019

FENOMENA KETIDAKSETIAAN BAHASA INDONESIA PADA GENERASI MILENIAL

    Berbagai bahasa boleh kita kuasai mau itu bahasa indonesia, inggris, arab, maupun bahasa  generasi milenial ini, banyak sekali bahasa-bahasa asing yang sudah menyebar dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga meraka melupakan bahasa daerah sendiri. Disetiapa daerah pasti terdapat beberapa bahasa dan setiapa bahasa terdapat banyak makna, contohnya dalam bahasa sunda kata "makan"Dalam bahasa sunda "tuang, emam, neda, ngawadang dan dalam penempatan pengucapannyapun berbeda-beda .
"Tuang" untuk orang yang lebih tua umurnya dari kita.
"Neda" untuk orang lebih muda umurnya dari kita.
"Emam" untuk sebaya atu seumuran dengan kita.
"Ngawadang" khusus untuk makan siang.
Tidak heran kebanyakan orang lebih menguasai bahasa daerah ketimbang bahasa asing karna bahasa daerah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Kita selaku warga Negara Indonesia boleh menguasai bahasa asing, dengan catatan tidak boleh meninggalkan bahasa sendiri karna bahasa Indonesia adalah bahasa yang resmi.
K
(0



   Nilai yang saya harapkan dalam mengerjakan tugas semester satu ini 85,0 itu sudah cukup untuk saya karena saya sadar dalam mengerjakan tugas ini banyak sekali kekurangannya dan ketidak nyambungannya antara pertanyaan dan jawaban saya mohon maaf, dan saya serahkan lagi kepada pak Andi selaku dosen mata kuliah Bahasa Indonesia berapapun nilainya saya akan terima:).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar