Kamis, 31 Oktober 2019

EJAAN, RAGAM, SERTA ISTILAH DAN KATA DALAM BAHASA INDONESIA

A. Ejaan Dalam Bahasa Indonesia  
    Ejaan adalah keseluruhan peraturan bagaimana menggambarkan lambang-lambang bunyi bahasa dab bagaimana hubungan antara lambang-lambang itu (pemisahan, pegabungan )dalam suatu bahasa sedangkan menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI). Ejaan adalah kaidah-kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi (kata, kalimat dan
sebagainya )dibentuk tulisan (huruf -huruf)serta penggunaan tanda-tanda baca.

Ejaan terbagi pada dua bagian yaiti :
1. Ejaan fonetis adalah ejaan yang berusaha menyatakan setiap bunyi bahasa dengan huruf, setelah mengukur dan mencatatnya dengan alat ukur bunyi bahasa.
2. Ejaan fonemis adalah ajaan yang berusaha menyatakan setiap fonem dengan satu lambang atau huruf, sehingga jumlah lambang diperlukan tidak terlalu banyak jika        dibandingkan dengan jumlah lambang dalam fonetis.

     Walaupun sistem ejaan bahasa indonesia sekarang didasarkan atas sistem ponetis, yaitu satu tanda untuk satu bunyi namun masih terdapat kekurangan.Masih terdapat fonem yang dilambangkan dua tanda misalnya : ng, ny, kh, sy dan ada juga yang satu tanda saja yaitu :e.

     Sedangkan sistem ejaan yang dipakai di indonesia terbagi menjadi 3 yaitu :
1. Ejaan ch. A. Van Ophusyen
Ejaan ini merupakan warisan dari ejaan bahasa melayu yang menjadi dasar dan asal bahasa indonesia, ejaan dimulai berlaku pada tahun 1901-1974
2. Ejaan suandi atu ejaan republik
Ejaan ini mulai berlaku sejak tahun 1947-1972
3. Ejaan bahsa indonesia yang disempurnakan 
Ejaan ini sering disebut dengan ejaan yang disempurnakan atau EYD. Ejaan ini mulai berlaku tahun 1972- sampai sekarang.

B. Ragam Dalam Bahasa Indonesia 
   Ragam bahasa merupakan variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, kawan bicara, irang yang dibicarakan , serta menurut medium pembicara (bachman, 1990).
Ragam bahasa indonesia terbagi dua berdasarkan media
1. Ragam bahasa lisan
2. Ragam bahasa tulisan
     Ragam bahasa tulisan terbagi lagi menjadi dua bagian, ragam bahasa baku dan ragam bahasa tidak baku. Contoh dari ragam bahasa baku adalah ceramah dan pidato, sedangkan contoh dari ragam tidak baku adalah percakapan dengan teman.
     Ragam bahasa tulisan terbagi lagi menjadi dua bagian, ragam bahasa baku dan ragam bahasa tidak baku. Contoh dari ragam bahasa baku adalah menulis laporan tulisan sedangkan ragam bahasa tidak baku adalah menulis dengan bahasa gaul contoh sms.

C. Istilah dan Kata Dalam Bahasa Indonesia 
     Istilah adalah kata atau frasa yang dipakai sebagai nama atau cabang yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atu sifat yang has dalam bidang ilmu pengetahuan teknologi dan seni
                                                                Macam-macam istilah
Istilah terdiri dari dua macam yaitu istilah umum dan istilah khusus.
     Istilah umum adalah istilah yang menjadi unsur bahasa yang digunakan secara umum contohnya;
●Anggaran belanja. Penilaian
●Daya. Radio
●Nikah. Takwa
     Istilah khusus adalah istilah yang pemakaiannya dan maknanya terbatas pada suatu bidang tertentu contohnya;
●Apendektomi kurtosis
●Bipatride pleisosen

     Kata adalah deretan huruf yang diapit oleh dua buah spasi, dan mempunyai satu arti.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) 1974 terdapat beberapa definisi mengenai kata yaitu :
●Elemen terkecil dalam sebuah bahasa yang di ucapkan atau di tuliskan dan merupakan realisasi kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunkan dalam berbahasa.
●Konversasi, bahasa.
●Morfem atau kombinasi beberapa morfem yang dapat diajarkan sebagai bentuk yang bebas.
●Unit bahasa yang dapat berdiri sendiri dan terdiri dari satu morfem (contoh;kata) atau beberapa morfem gabungan (contoh;perkataan)
Perbedaan Kata dan Istilah
      Perbedaannya terdapat pada jumlah makna, dalam kata terdapat banyak makna. Bisa bermakna sang pembaca, sang penulis, atau yang lain. Sedangkan istilah mempunyai satu makna, misalnya embrio adalah salah satu ilmu yang dipelajari dalam biologi, istilah embrio mempunyai arti  satu yaitu janin. Meskipun kita membuat 10 kalimat dengan istilah embrio maknanya akan tetap.Jadi kesimpulannya semua kata tidak bisa menjadi istilah, tetapi semua istilah dapat menjadi kata.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar